Sunday, September 28, 2014

EVOLUSI KOMPUTER

Pengertian Komputer
Komputer (computer) diambil dari sebuah bahasa latin COMPUTARE yang berarti menghitung (to compute atau to reckon). Komputer adalah suatu alat yang digunakan sebagai alat inout, output suatu data baik dalam bentuk suara, gambar maupun tulisan dan bekerja dibawah kontrol suatu program tersimpan yang mengontrol setiap sistem yang berjalan.

Pengenalan Komputer

Komputer digolongkan kedalam 4 golongan besar, yaitu :

1. Peralatan Manual : Peralatan pengolahan data yang masih sangat sederhana dengan hanya menggunakan tangan manusia sebagai faktor utama pemakaiannya.
2. Peralatan Mekanik : Peralatan pengolahan data yang telah berbentuk mekanin(mesin) namun masih dioperasikan oleh manusia.
3. Peralatan Mekanik Elektronik : Peralatan pengolahan data yang telah berbentuk mekanik dan sudah dioperasikan dengan motor elektronik.
4. Peralatan Elektronik : Peralatan pengolahan data yang secara keseluruhan dioperasikan secara elektronik.

Beberapa peralatan yang digunakan sebelum adanya komputer :

1. Abacus
Abacus merupakan sebuah alat yang digunakan untuk melakukan perhitungan yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia. Abacus dianggap sebagai pelopor kemunculan mesin komputasi. Untuk melakukan perhitungan, Abacus menggunakan biji-bijian geser yang diletakkan diatas rak. Namun seiring dengan kemunculan pensil dan kertas khususnya di daerah Eropa, Abacus mulai kehilangan popularitasnya dan mulai ditinggalkan.

2. Kalkulator Roda Numerik 1
Ditemukan oleh seorang anak berusia 18 tahun yang bernama Blaise Pascal (1623-1662) pada tahun 1642. Blaise Pascal menciptakan alat ini untuk membantu ayahnya dalam melakukan perhitungan pajak. Alat ini dinamakan Pascaline berbentuk kotak persegi berwarna kuning dengan menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan bebasis sepuluh. Namun alat ini memiliki kelemahan dimana hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan.

3. Kalkulator Roda Numerik 2
Sebenernya alat ini merupakan Pascaline namun diperbaiki sehingga alat ini dapat digunakan untuk melakukan perkalian. Pascaline diperbaiki oleh matematikawab dan filsuf Jerman yang bernama Gottfred Wilhem Von Leibnitz (1646-1716) pada tahun 1694 tanpa mengubah cara kerjanya.

4. Kalkulator Mekanik
Charles Xavier Thomas de Colmar merupakan penemu kalkulator mekanik yang baru populer pada tahun 1820. Kalkulator ini dapat melakukan empat fungsi perhitungan aritmatika dasar yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.


Sejarah Komputer


Komputer diciptakan berawal oleh seorang ahli matematikawan yang bernama Charless Babbage yang menciptakan sebuag mesin hitung yang diberi nama Different Engine No 1 dan menjadi cikal bakal dari perkembangan komputer samapai saat ini. Charless Babbage dijuluki sebagai Bapak Komputer atas penemuannya dan menjadi populer pada masa itu

Seiring dengan perkembangan zaman, komputer berkembang dengan cepat. Dari yang hanya digunakan sebagai mesin penghitung otomotasi dengan bentuk fisik yang besar hingga dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan dengan bentuk fisik yang semakin minimalis.


Generasi Komputer

Komputer mengalami beberapa perkembangan yang sangat pesat sehingga menciptakan generasi-generasi yang dikelompokkan sesuai dengan tahun dibuatnya. 

1. Generasi Pertama (1944-1959)

Pada Generasi Pertama, komputer masih menggunakan vacuum tube (tabung hampa udara) dimana memerlukan cukup banyak ruang dan daya listrik yang sangat besar.

Ciri-ciri Komputer Generasi Pertama :
a. Menggunakan Vacuum Tube sebagai komponen utamanya
b. Bahasa yang digunakan adalah bahasa mesin
c. Prosesnya masih relatif lambat
d. Memiliki ukuran fisik yang sangat besar dan memerlukan cukup ruang
e. Menggunakan sistem luar magnetic tape dan megnetic disk
f. Berorientasi pada aplikasi bisnis

Beberapa komputer yang diciptakan pada generasi pertama :

a. Z3 diciptakan pada tahun 1941 oleh Konrad Zuse dan digunakan untuk mendesain pesawat terbang dan kendali peluru jarak jauh pada perang dunia kedua

b. Colossus komputer yang diciptakan untuk memecahkan kode rahasia pasukan Jerman. Diciptakan pada tahun 1943. Karena hanya dapat memecehkan kode rahasia, colossus tidak membawa dampak yang bagus untuk perkembangan industri komputer dan disembunyikan selama satu decade setelah perang dunia kedua

c. Mark 1 komputer yang menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakan komponen mekaniknya. Diciptakan oleh seorang insinyur yang bernama Horward H. Aiken (1900-1973).

d. Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC) dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980). Komputer yang terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor dan 5 juta titik solder dengan mengkonsumsi daya sebesar 160 kW.

e. Electronic Discrete Variable Automatic Computer) diciptakan oleh John Von Neumann (1903-1957) pada tahun 1945. Inti utama dari arsitektur komputer buatan Von Neumann ini adalah prosesing sentral dimana dapat mengkoordinasikan seluruh sistem pada komputer.

f. Universal Automatic Computer (UNIVAC) diciptakan oleh Remington Rand pada tahun 1951 dengan bermodal arsitektur buatan Von Neumann. Salah satu keberhasilan besar yang dilakukan oleh UNIVAC adalah berhasil memprediksikan kemenangan Dwiligth D. Eisenhower pada tahun 1952.


2. Generasi Kedua (1959-1965)

Komputer Generasi kedua memakain Transistor sebagai komponen utamanya ketika transistor mulai ditemukan pada tahun 1948. Penggunaan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer.

Ciri-ciri Komputer Generasi Kedua :

a. Menggunakan transistor sebagai komponen utama
b. Menggunakan bahasa pemrograman assembler dan fortran
c. Menggunakan media magnetic sebagai tempat penyimpanan
d. Ukuran fisik lebih kecil
e. Muncul bahasa pemrograman COBOL dan FORTRAN

Beberapa komputer pada generasi kedua yaitu IBM 1401 dan UNIVAC III

3. Generasi Ketiga (1965-1970)

Generasi ketiga menggunakan IC (Integrated Circuit) sebagai komponen dasar menggantikan transistor. IC dikembangkan oleh Jack Kilby pada tahun 1958. Meskipun Transistor cukup unggul dibandingkan dengan vacuum tube namun panas yang dikeluarkan oleh transistor cukup besar sehingga dapat merusak komponen internal komputer.

IC merupakan kombinasi dari 3 komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa yang kemudia oleh para ilmuan diisi lebih banyak lagi komponen dalam satu chip kecil. Selain itu komputer pada generasi ketiga sudah mengenal sistem operasi sehingga dapat menjalankan program yang berbeda secara serentak. Contoh komputer genreasi ketiga adalah IBM System 160 dan DEC PDP-8

Ciri-ciri Komponen Generasi Ketiga :
a. Komponen utamanya adalah IC sehingga membuat komputer 10.000 kali lebih cepat dari pendahulunya
b. Peningkatan dari sisi software
c. Kapasitas memori yang lebih besar dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter
d. Penggunaan listrik lebih hemat
e. Memiliki kemampuan Multitasking dan Multiprocessing
f. Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara

4. Generasi Keempat (1970-1983)

Setelah menggunakan IC pada generasi ketiga tujuan selanjutnya adalah memperkecil ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Terciptanya Large Scale Integrated (LSI) yang memuat ratusan komponen dalam satu chip yang kemudian ditemukannya Very Large Scale Integrated (VLSI) yang dapat memuat ribuan komponen dalam satu chip. Komputer generasi keempat terus berevolusi dengan memperkecil bentuk fisik sehingga dapat digunakan dirumah, dikantor maupun disekolah. Dapat diletakkan diatas meja, dimasukkan kedalam tas bahkan digenggam tangan. Contoh yaitu PC Apple II, COMMODORE PC, IBM S/36.

Ciri-ciri Komputer Generasi Keempat :
a. Mengguanakan LSI
b. Dikembangkan komputer mikro dengan menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer.

5. Generasi Kelima (1983-Sekarang)

Komputer generasi kelima merupakan komputer masa depan yang bisa kita lihat saat ini sudah mulai berkembang. Sudah ada penelitian lebih lanjut untuk menggantikan penggunaan chip yang hanya mampu memproses milyaran operasi perdetik dengan suatu alat yang dapat melakukan proses dalam hitungan trilyunan operasi perdetik. Komputer pada generasi kelima akan mampu menterjemahkan bahasa manusia dan manusia mampu bercakap-cakap secara langsung dengan komputer. Komputer generasi kelima ini memiliki sifat yang bernama artificial intelegence.

Ciri-ciri Komputer Generasi Kelima :
a. Menggunakan LSI
b. Peningkatan kecepatan akses data
c. Fungsi komputer menjadi semakin cerdas
d. Fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana

Sumber :
1. rizkipriharto.blogspot.nl/2013/03/evolusi-komputer-pertama.html?m=1
2. dniamelinda09.blogspot.com/2013/08/jj.html
3. Modul Pengantar Teknologi Informasi dan Komunikasi C
Share:

Friday, September 12, 2014

Cara Membuat File Dengan Java

Hallo~
Kali ini saya akan membuatkan tutorial mengenai, bagamana membuat file dengan mengcoding melalu bahasa pemrograman java.

1. Disini saya mengcoding script nya dengan menggunakan notepad++ namun jika dilaptop/PC anda hanya tersedia notepad biasa, tidak masalah. Namun perlu diperhatikan bahwa, sebelumnya dilaptop/PC anda sudah terinstall jdk dari java. Untuk mengetahui bagaimana cara menginstall java, saya sudah pernah mempostingnya disini "Menginstall Platform Java dan NetBeans".

2. Buka Notepad++/notepad setelah itu masukkan script dibawah ini :

import java.io.File;
import java.io.IOException;

class MembuatFile{
public static void main(String[] args)
throws IOException {

File f = new File("d:/sample.txt");
f.createNewFile();
}
}
Kita dapat menempatkan dan mengganti format file sesuai dengan yang kita inginkan. Ganti saja direktori tempat penyimpanan filenya, dan ganti saja format file sesuai yang kita mau.

3. Save hasil codingan dengan nama file yang sama dengan nama class yang dibuat dalam codingan. Pada codingan kali ini saya membuat nama class "MembuatFile" maka ketika di simpan, nama file nya adalah "MembuatFile.java"


4. Jika sudah, coba running file java yang telah kita buat dengan menggunakan command prompt. Bagi yang belum mengerti bagaimana cara untuk menjalankan program, dapat dilihat disini

5. Maka program yang telah running akan menghasilkan output :












Annisa Bayyina Azis


Share:

Tuesday, September 2, 2014

Arigatou

Hey kamu. Iya, kamu ..
Kamu yang selalu mengibaratkan aku ini malaikat dan kau adalah iblis...
Jadi, jika memang kau seorang iblis. Lantas, bukankah aku adalah malaikat yang beruntung? benarkan? Ya ya ya.. Aku beruntung. Coba kita bayangkan, malaikat mana yang dapat memiliki hati seorang iblis? Tentunya, hanya aku.

Mari kita sebut dirimu iblis. Lalu, apakah kau adalah iblis yang bodoh? Atau..... Iblis yang berbalut malaikat? Silahkan kau jawab sendiri.

Coba kita simpulkan jika kau adalah seorang iblis yang bodoh.
Kebodohan pertama : 
Berani sekali kau menyayangi aku.
Kebodohan kedua :
Berani sekali kau menyayangi aku.
Kebodohan ketiga :
Berani sekali kau menyayangi aku.
Bukan berarti aku tidak menyayangi dirimu, hanya saja... mungkin ... ada seseorang yang lebih pantas untuk iblis sepertimu.

Sudahlah.. mungkin aku yang bodoh. Tidak bersyukur. Dimana ada seseorang seperti dirimu yang selalu ada. Entah, telingamu yang kau sumpal dengan kapas atau memang kau dengan senang hati mendengarkan celoteh ku yang panjang. Entah, mungkin waktu yang kau miliki terlalu banyak sehingga setiap waktumu diberikan untuk ku.

Kau tahu kan jika setiap manusia memiliki kekurangan? Dan juga sebuah kelebihan.
Seperti yang aku tahu, kau seorang introvert dan aku seorang ekstrovert. Ya ya ya.. Dua kepribadian yang berlawanan. 
Dan.....apakah kau tahu? Bahwa kepribadian kita yang berbeda itu menciptakan suatu keharmonisan dalam sebuah tangga nada. Entahlah tangga nada apa.
Kau tahu? Jika pelangi tidak hanya ada dilangit selepas hujan? Saat ini pelangi itu ada disini. Didalam hidupku. Me-ji-ku-hi-bi-ni-u. Cantik. Karena dirimu, pelangi ini berwarna lebih cantik dari yang kau lihat dilangit.

Arigatou.
Untuk semua kenangan.
Arigatou.
Untuk semua kebahagian.
Arigatou.
Untuk semua kasih sayang.
Arigatou.
Untuk semua senyuman.

Ternyata, pohon yang teduh tidak hanya tertanam ditanah.
Ternyata, pohon yang teduh tidak hanya berada dihutan.
Tetap menjadi pohon tempat aku bersandar.
Tetap menjadi pohon tempat aku berteduh.
Jika kau sudah bosan menjadi sandaran.
Jika kau sudah bosan menjadi tempat berteduh.
Katakan ...
Akan aku bagi tempat itu untuk orang lain.
Akan aku pinjamkan tempat itu untuk orang lain.
Hanya meminjamkan, bukan untuk dimiliki.

Semua indah. Ketika kekuranganku kau balut dengan kelebihanmu. Dan ketika kelebihanku kau percantik dengan kekuranganmu.




Arigatou.
Share:

Thursday, July 3, 2014

MANUSIA DAN PENDERITAAN

A. PENGERTIAN PENDERITAAN

Penderitaan berasal dari kata 'derita' yang berasak dari bahasa sansekerta 'dara' yang artinya menahan atau menanggung. Penderitaan adalah menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.

Penderitaan termasuk kedalam realitas kehidupan yang dijalani oleh manusia, penderitaan tidak hanya terdapat dalam batin ataupun hanya penderitaan lahir saja. Namun penderitaan mencakup penderitaan lahir maupun batin. Penderitaan yang dirasakan tergantung dari individu yang merasakannya, terkadang penderitaan yang dirasakan oleh seseorang dirasa berat namun bagi individu yang lain penderitaan itu masih dalam kategori ringan. Maka dari itulah mengapa penderitaan yang dirasakan oleh setiap orang berbeda-beda intensitasnya. 

Sebagian orang menjadikan sebuah oenderitaan sebagai sebuah pemacu atau dorongan untuk bangkit dari penderitaan. Namun tidak banyak juga orang yang memaknai sebuah penderitaan sebagai suatu hal yang sangat buruk yang terjadi dalam hidupnya, sehingga mereka menjadi terpuruk dan berputus asa.

B. SIKSAAN

Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani dan dapat juga berupa rohani dan jasmani. Beberapa akibat yang ditimbulkan dari sebuah siksaan adalah sebuah penderitaan, sehingga penderitaan dapat terjadi dari adanya sebuah siksaan yang dilakukan.
Beberapa siksaan yang sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebihan yang tidak pada temoatnya atau disebut dengan phobia. Banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan antara lain : Claustraphobia dan agorphobia, gamang, ketakutan, kesakitan, kegagalan.

C. SEBAB-SEBAB PENDERITAAN

Beberapa sebab yang memicu penderitaan, diantaranya :
1. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan ataupun azab. Penderitaan yang dirasakan manusia bisa juga ditimbukan akibat penyakit ataupun azab yang diberikan oleh Tuhan. Namun kita sebagai manusia, hendaknya bersabar dan menjalaninya dengan ikhlas dan tidak banyak mengeluh sehingga seberat apapun akan terasa ringan. 
2. Penderitaan yang muncul akibat perbuatan manusia. Penderitaan yang muncul akibat perbuatan buruk manusia itu sendiri terjadi antara manusia dengan manusia lainnya, namun dapat juga mencakup hubungan antara manusia dan lingkungannya. Bisa dilihat segala bencana alam yang terjadi tidak jarang disebabkan oleh tangan manusia itu sendiri. Kita ambil saja banjir sebagai contohnya. Banjir disebabkan oleh manusianya sendiri yang tidak menjaga kebersihan dan membuang sampah sembarangan, sehingga apa yang dilakukan oleh manusia berimbas kepada manusianya itu sendiri. Itulah bentuk dari kemarahan alam kepada manusia yang tidak dapat menjaga lingkungan dan membuat manusia merasakan penderitaan.

D. PENGARUH PENDERITAAN

Pengaruh yang terjadi dari penderitaan adalah perasaan sedih, kecewa, kekacauan hati dan  pikiran. Tidak dapat dipungkiri lagi jika masih banyak manusia yang merasa jika penderitaan hanya menimbulkan dampak buruk bagi mereka. Namun jika mereka dapat berpikir secara lebih jernih, pederitaan akan membuat meraka menjadi lebih maju dan mempunyai penyemangat. Dimana ada perasaan agar mereka tidak mengalami hal yang sama atau penderitaan yang sama.

E. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN

Penderitaan pasti dialami oleh setiap individu. Namun, jika individu tersebut tidak mencoba berjuang untuk bangkit dari keterpurukan, mereka hanya akan akan merasakan depresi dan kekalutan yang tidak akan berhenti. Salah satu cara untuk terlepas dari keterpurukan adalah dengan cara berjuang dan mencoba bangkit untuk melewati keterpurukan tersebut. Tetapi, ingin berjuang untuk bangkit dari keterpurukan atau tidak, itu tergantung dari individu itu sendiri yang mengalami penderitaan tersebut.
Mencoba lebih dekat dengan Tuhan, selalu berpikir positif dan tetap bersemangat menjalani kehidupan adalah contoh-contoh tindakan untuk terlepas dari hal-hal atau dampak dari suatu penderitaan. Walaupun dirasa tidak mudah untuk bangkit dari penderitaan, namun jika terus berjuang, terus mencoba untuk bangkit pasti akan terlepas dari dampak penderitaan tersebut.


F. CONTOH-CONTOH SIKSAAN
Beberapa contoh dari siksaan, yaitu :
1. Neraka
Jika berbicara tentang neraka, kita pasti akan selalu ingat kepada dosa. Juga terbayang dalam ingatan kita, siksaan yang luar biasa, rasa sakit dan penderitaan yang hebat. Jelas bahwa antara neraka, siksaan, rasa sakit, dan penderitaan terdapat hubungan yang tak dapat dipishkan satu sama lain. Empat hal itu merupakan rangkaian sebab akibat. Manusia masuk neraka karena dosanya. Oleh karena itu, bila kita berbicara tentang neraka tentu berkaitan dengan dosa. Berbicata tentang dosa juga berbicara tentang keasalahan dan penderitaan. 

2. Rasa Sakit
Rasa sakit adalah rasa yang terjadi akibat menderita suatu penyakit. Rasa sakit ini   dapat menimpat setiap manusia. Orang kaya-miskin, besar-kecil, tua- muda, berpangkat atau rendahan tidak dapat menghindarkan diri dari rasa sakit tersebut. Orang bodoh atau pintar, bahkan dokter sekalipun. Penderitaan, rasa sakit, dan siksaan merupakan rangkaian peristiwa yang satu dan lainnya tak dapat dipisahkan merupakan rentetan sebab akibat. Karena siksaan, orang merasa sakit, dan orang menderita. Atau sebaliknya, karena penyakitnya yang tak sembuh-sembuh ia merasa tersiksa hidupnya dan mengalami penderitaan.

G. KEKALUTAN MENTAL

Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.

Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
1. Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri lambung.
2. Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
 
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurn.
2. Terjadinya konflik sosial budaya.
3. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.

Penderitaan kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :

1. kota – kota besar
2. anak-anak muda usia
3. Wanita
4. orang yang tidak beragama
5. orang yang terlalu mengejar materi



DAFTAR PUSTAKA : 
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/tugas-ibd-manusia-dan-penderitaan-minggu3/
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab6-manusia_dan_penderitaan.pdf


Share:

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP


A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup didunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukan muncul dengan seketika atau dalam waktu yang singkat, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataanya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut dengan pandangan hidup.
Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya, yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenaranya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang atau sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandanan hidup itu disebut dengan ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut dengan ideologi politik.
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keemoat unsur tersebut merupakan satu rangkaian yang tidak terpisahkan.
B. CITA-CITA
Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, yang disebut dengan cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan hidup masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan datang. Pada umumnya, cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain : cita-cita merupakan keinginan, harapn, dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.
Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa depan sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkan seseorang mencapai apa yang dicita-citakan, hal itu tergantung dari 3 faktor. 
1. Faktor Manusia
Faktor manusia yang mau mencapai cita-cita tergantung dari kualitas manusianya. Ada orang yang tidak berkemauan, sehingga apa yang dicita-citakan hanya merupakan khayalan saja. Hal demikian banyak menimpa anak-anak muda yang memang senang berkhayal saja, tetapi sulit mencapai apa yang dicita-citakan karena kurang mengukur dengan kemampuannya sendiri. Sebaliknya dengan anak dengan kemauan keras ingin mencapai apa yang ingin dicita-citakannya, cita-cita merupakan inovasi atau dorongan dalam menempuh hidup untuk mencapainya. Cara keras dalam mencapai cita-cita merupakan satu perjuangan hidup yang bila berhasil akan menjadikan dirinya puas.
2. Faktor Kondisi
Faktor kondisi yang mempengaruhi tercapainya cita-cita, pada umumnya dapat disebut yang menguntungkan dan yang menghambat. Faktor yang mengntungkan merupakan kondisi yang memperlancar tercapainya suatu cita-cita, sedangkan faktor yang menghambat merupakan kondisi merintangi tercapainya suatu cita-cita.
3. Faktor Tingginya Cita-cita
Faktor tingginya cita-cita yang merupakan faktor ketiga dalam mencapai cita-cita. Memang ada anjuran agar seseorang menggantungkan cita-citanya setinggi bintang dilangit. Tetapi bagaimana faktor manusinya, mampukah yang bersangkutan mencapainya? Demikian juga faktor kondisi memungkinkannya hal itu. Apakah dapat merupakan pendorong atau penghalang cita-cita. Pepatah mengatakan “Bayang-bayang setinggi badan” yang artinya mencapai cita-cita sesuai dengan kemampuan dirinya. Anjuran yang terakhir ini menyebabkan seseorang secara bertahap mencapai apa yang diidam-idamkan.
C. KEBAJIKAN
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika.
Manusia adalah seorang pribadi yang utuh terdiri atas kiwa dan badan. Kedua unsur tersebut terpisah ketika mereka meninggal. Karena mrupakan pribadi, manusia memounyai pendapat sendiri, ia mencintai dirinya sendiri, perasaan sendiri, cita-cita sendiri dan sebagainya. Justru karena itu, karena mementingkan diri sendiri sehingga manusia tidak mengenal kebajikan.
Manusia merupakan makhluk sosial : manusia saling bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, manusia saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan dan sebaginya.
Untuk melihat apa itu kebijakan, kita hasru meliaht dari tiga segi, yaitu manusia sebagai makhluk pribadi, manusia sebagi nggota masyarakat, manusia sebagai makhluk Tuhan.
1. Sebagi makhluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri apa yang baik dan yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah suatu bisikan didalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menetukan baik buruknya suatu perbuatan, tingkah laku dan tindakan. Jadi, suara hati dapat merupakan hakin bagi diri sendiri. Sebab itu, nilai suara hati lebih besar dan penting dalam hidup manusia.
2. Karena sebagai anggota masyarakat,maka seseorang juga terikat dengan suara masyarakat. Setiap masyarakat adalah kumpulan pribadi-pribadi, sehingga setiap suara masyarakat hakekatnya adalah kumpulan suara hati pribadi-pribadi dalam masyarakat itu. Sebagaimana suara hati setiap pribadi itu pasti menginkan yang baik, maka masyarakat yang terdiri atas pribadi-pribadi pasti suara hatinya juga menginginkan yang terbaik untuk kehidupan masyarakatnya.
3. Sebagai makhluk Allaah manusia pun harus mendengarkan suara hati Allaah, segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allaah selalu memerintahkan kepada hal yang baik dan meninggalkan segala sesuatu yang buruk. Jadi untuk mengukur perbuatan baik dan buruk, kita juga harus memperhatikan apa yang telah diperintahkan oleh Allaah.
Jadi kebajikan itu adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Allaah. Kebajikan berarti berkata sopan, santun, berbahasa baik, bertingkah laku baik, ramah tamah terhadap siapapun, berpakain sopan agar tidak merangsang bagi yang melihat.
D. USAHA/PERJUANGAN
Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha dan perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah merupakan kodrat manusia. Tanpa usaha ataupun perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna.
Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya. Para ilmuwan lebih banyak bekerja keras dengan otak/ilmunya dari pada jasmaninya. Sebaliknya, pada buruh, petani lebih banyak menggunakan tenaga/jasmaninya dari pada otak/ilmu.
Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Sebaliknya, pemalas membuat manusia itu miskin, melarat, dan berarti menjatuhkan harkat dan martabatnya sendiri. Karena itu, tidak boleh bermalas-malas atau bersantai-santai dalam hidup ini. Santai dan istirahat ada waktunya dan manusia  mengatur waktunya itu.
Dalam agama pun diperintahkan untuk bekerja keras. Sebagaimana hadist yang diucapkan oleh Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam yang ditujukan untuk para pengikutnya :”Bekerjalah kamu seakan-akan kamu hidup selamanya. Dan beribadahlah kamu seakan-akan kamu akan mati besok.” Allah berfirman dalam Quran surat Ar-Ra’du ayat 11 : “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, kecuali jika mereka menubah keadaan diri mereka sendiri”. Dari Hadist dan firman ini dapat dinyatakan bahwa manusia perlu kerja keras untuk memperbaiki nasibnya sendiri.
E. KEYAKINAN/KEPERCAYAAN
Keyakinan/Kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme, dan aliran gabungan.
A. Aliran Naturalisme
Aliran Naturalisme berintikan spekulasi, mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada Tuhan. Lalu mana yang bener? Yang benar adalah keyakinan. Jika kita yakin Tuhan ada, maka kita katakan Tuhan ada. Bagi yang tidak yakin Tuhan itu ada, dikatakan Tuhan tidak ada yang ada hanya natur.
Jika aliran Naturalisme ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari Tuhan. Jadi, pandangan hidup dilandasi oleh ajaran-ajaran Tuhan melalui agamanya. Sebaliknya, jika manusia tidak percaya dengan adanya Tuhan, natur adalah kekuatan tertinggi, maka keyakinan itu bermula dari kata natur. Pandangan hidupnya dilandasi oleh kekuatan natur.
B. Aliran Intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika/akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal, manusia berpikir. Mana yang benar menurut akal itulah yang terbaik walaupun bertentangan dengan kekuatan hati nurani.
Akal berasal dari bahasa Arab, artinya Kalbu, yang berpusat dihati, sehingga timbul istilah “hati nurani”, artinya daya rasa. Di Barat hati nurani ini menipis, justru yang menonjol adalah akal yaitu logika berpikir. Karena itu aliran ini banyak dianut di kalangan Barat. Di Timur, orang menggunakan hati nurani, yang baik menurut akal belum tentu baik menurut hati nurani.
Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal.
C. Aliran Gabungan
Dasar aliran ini adalah kekuatan ghaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menetukan benar tidaknya sesuatu.
Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka akan timbul dua kemungkinan pandangan hidup. Apabila keyakinan lebih berat didasarkan pada logika berpikir, sedangkan hati nurani dinomor duakan, kekuatan gaib dari Tuhan diakui adanya tetapi tidak menentukan, dan logika berpikir tidak kolektif (mayarakat), pandangan hidup ini disebut sosialisme.


DAFTAR PUSTAKA :
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab8-manusia_dan_pandangan_hidup.pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/Hedonisme

Share:

Tuesday, June 17, 2014

MANUSIA DAN CINTA KASIH


A. PENGERTIAN CINTA KASIH


Menurut kamus besar bahasa Indonesia Krya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih memiliki arti perasaan sayang atau cinta kapada atau menaruh belas kasihan. Menurut Wikipedia Indonesia, cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semata. Perkataan senatiasa beruabah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan didalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke-21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertakan dengan menaruh belas kasihan.

Walaupun cinta kasih mengandung arti yang hampir bersamaan, namun terdapat pula perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya. Atau dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Dalam bukunya seni mencinta, Erich Fromm menyebutkan, bahwa cinta itu terutama memberi, bukan menerima. Dan memberi merupakan ungkapan paling tinggi dari kemampuan.

Pengertian tentang cinta juga dikemukakan oleh Dr Sarlito W. Sarwono. Dikatakannya bahwa cinta memiliki beberapa unsur, yaitu :
1. Keterikatan
Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritasnya untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dia. Kalau janji dengan dia harus ditepati dan uang sedikit beli oleh-oleh untuk dia.

2. Keintiman
Yang dimaksud dengan keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.

3. Kemesraan
Sedangkan yang dimaksud dengan kemesraan yaitu adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ungkapan-ungkapan rasa sayang dan sebagainya.

Dr Sarlito W. Sarwono mengemukakan, bahwa tidak semua unsur cinta itu sama kuat. Kadang-kadang ada yang keterikatannya sangat kuat, tetapi keintiman dan kemesraannya sangat kurang. Cinta yang seperti itu mengandung kesetiaan yang amat kuat. Kecemburuannya besar, tetapi dirasakan oleh pasangannya sebagai dingin atau hambar, karena tidak ada kehangatan yang ditimbulkan kemesraan dan keintiman. Selain pengertian yang diungkapkan oleh Dr Sarlito W. Sarwono, lain halnya pengertian cinta yang dikemukakan oleh Dr. Abdullah Nasih Ulwan, dalam bukunya manajemen cinta. Cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang.Cinta itu fitrah manusia yang murni, yang tak dapat terpisahkan dengan kehidupannya. Ia selalu dibutuhkan. Jika seseorang ingin menikmatinya dengan terhormat dan mulia, suci dan penuh taqwa, tentu ia akan menggunakan cinta itu untuk mencapai keinginan yang suci dan mulia pula.


B. CINTA MENURUT AJARAN AGAMA


Dalam kehidupan manusia, cinta menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain. Atau juga istri dan anaknya, hartanya atau Allaah dan Rasull-Nya. Berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Alquran.

A. Cinta Diri
B. Cinta kepada sesama manusia
C. Cinta Seksual
D. Cinta kebapakan
E. Cinta kepada Allaah
F. Cinta kepada Rasull

 

C. MEWUJUDKAN CINTA KASIH


Untuk dapat mewujudkan cinta kasih dan sayang dalam kehidupan agar tentram damai dan bahagia dapat dengan cara :
1. Cara mewujudkan cinta diri sendiri
    Dapat dilakukan dengan mengurus dirinya sendiri, sehingga kebutuhan jasmasi dan rohani dirinya sendiri terpenuhi secara wajar. Contohnya mandi, menyisir rambut, memakai wangi-wangian, mengenakan baju yang sopan tidak melanggar adat atau norma yang ada.

2. Cara mewujudkan cinta sesama manusia/persaudaraan
    Dapat dilakukan dengan perbuatan yang bersifat sosial dan kemanusiaan. Contohnya saling tolong menolong, kerja bakti, saling tepo seliro. Jean Henry Dunant (1882-1910) seorang bankir dan penulis berkebangsaan Swiss yang atas suka relanya menolong setiap orang yang menderita luka-luka dalam pertempuran Solferino (1859) mendirikan Palang Merah Internasional (1863).

3. Cara mewujudkan Cinta Erotis
    Dapat dilakukan apabila dilandasi dasar cinta kasih yang bertanggung jawab dan tidak melanggar adat atau norma yang ada. Contohnta cinta erotis seorang lelaki terhadap perempuang yang sudah di ikat pernikahan yang didasari oleh percintaan.

4. Cara mewujudkan cinta keibuan
    Dapat dilakukan dengan dilandasi kasih sayang ibu yang tak terhingga terhadapt anaknya sejak dikandungan, melahirkan, dan mengurus sampai menikah dengan tanpa pamrih sedikitpun dan doa yang selalu menginginkan dan melihat anaknya bahagia dijauhkan dari segala kesusahan.

5. Cara mewujudkan Cinta kepada Allaah
    Dapat dilakukan dengan dilandasi cinta yang teramat sangat dan meniadakan Tuhan selain Allaah dengan beraqidah yang kokoh dan bertaqwa atau menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan yang sudah ditentukan-Nya.

6. Cara mewujudkan Cinta kepada Rasull
    Dapat dilandasi dengan cinta dengan mencontoh suri teladan yang baik yang ada pada diri Rasull

D. KEMESRAAN


Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.

Tingkat kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu :
1. Kemesraan tingkat remaja, terjadi dalam masa puber atau general puber yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
2. Kemesraan dalam rumah tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun awal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
3. Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemesraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan-jalan dan sebagainya.

E. PEMUJAAN


Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa-dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan ditunjukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, keran merupakan inti, nilai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya.

Cara pemujaan dalam kehidupan manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Tempat pemujaan merupakan tempat komunikasi manusia dengan Tuhan. Berbagai seni sebagai manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan tersendiri dalam terciptanya kehidupan yang indah.


F. BELAS KASIHAN

Belas kasihan adalah emosi manusia yang muncul akibat melihat penderitaan orang lain. Rasa belas kasihan muncul akibat melihat penderitaan orang lain. Rasa belas kasihan membuat orang-orang merasa iba sehingga ingin menolong atau memberikan sesuatu yang bisa membahagiakan atau meringankan beban orang-orang yang mengalami kesulitan atau musibah. Belas kasihan dilandaskan dengan rasa kasih sayang sesama manusia. Jadi sesama umat manusia kita harus saling tolong menolong untuk meringankan beban setiap orang yang mengalami kesulitan. Sehingga setiap orang dap[at merasakan kebahagiaan. Belas kasihan dapat menimbulkan daya kreatifitas yang berarti orang yang dapat berbuat, berkarya, mencipta, dsb. Kreatifitas itu bisa dalam bentuk seni yaitu seni suara ataupun seni sastra dll.












DAFTAR PUSTAKA
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab4-manusia_dan_cinta_kasih.pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta

Share: